Rafting di Sungai Progo Yogyakarta – Magelang

Sungai Progo Yogyakarta – Magelang menjadi tujuan yang sempurna bagi para penyuka wisata rafting. Anda dapat merasakan sensasi berada di tengah arus liar dan melewati rintangan dan jeram-jeram yang ada dengan satu klik saja.


Go Adventure

+62 811-1200-996

Whatsapp


Sungai Progo merupakan sebuah sungai yang terletak di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Sungai Progo memiliki aliran air yang deras dan sangat cocok untuk aktivitas rafting. Kondisi geografis dan alam sungai Progo membuatnya menjadi salah satu tempat wisata air yang menarik bagi wisatawan.

Sungai Progo memiliki karakter aliran yang unik, aliran airnya deras dengan arus yang cepat. Sungai ini memiliki beberapa bagian dengan tingkat kesulitan pengarungan yang berbeda.

Selain rafting, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan alam yang indah di sekitar sungai Progo. Beberapa tempat di sekitar sungai ini menawarkan pemandangan alam yang memukau, seperti hutan tropis dan pegunungan.

Selain Rafting, disekitar sungai Progo Yogyakarta Wisatawan juga dapat berkemah dan menikmati suasana alami yang sangat menyegarkan.

Untuk melakukan rafting di sungai Progo Yogyakarta, wisatawan tidak harus memiliki pengalaman dan keahlian yang cukup. Selain itu, wisatawan juga tidak harus memiliki peralatan rafting yang memadai dan dilengkapi dengan pelampung dan pakaian yang sesuai untuk melakukan aktivitas rafting. Banyak operator rafting Yogyakarta ataupun Magelang yang menyediakan peralatan dan jasa pelatihan bagi yang ingin melakukan rafting di sungai Progo.

Dengan kombinasi aliran air yang menantang dan pemandangan alam yang indah, sungai Progo menjadi salah satu destinasi wisata air yang sangat direkomendasikan bagi mereka yang menyukai aktivitas rafting di Yogyakarta ataupun Magelang. Selain itu, fasilitas dan layanan yang disediakan oleh operator jasa perjalanan wisata rafting Yogyakarta ataupun Magelang akan membuat wisatawan dapat menikmati aktivitas rafting dengan lebih nyaman dan aman.

Paket Rafting Sungai Progo Yogyakarta

Rafting Sungai Progo Yogyakarta

Paket Arung Jeram Progo Atas

Paket Rafting Sungai Progo Atas, dibawah ini difasilitasi oleh Progo Rafting Magelang, pengarungan di sungai Pogo atas magelang memiliki tingkat kesulitan jeram Grade III. Arung jeram yang difasilitasi oleh Progo Rafting Magelang ini bersifat  terbuka untuk umum meskipun lokasi titik luncur berada dalam area Hotel Puri Asri.

Hotel Puri Asri adalah sebuah hotel bintang lima di Jl. Cemp. No.9, Kemirirejo, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah yang memiliki fasilitas arung jeram yang aman dan ideal bagi semua kalangan. Baik anak-anak berusia 8 tahun ke atas, keluarga, orang tua, maupun bagi Anda yang tidak bisa berenang.

Untuk dapat menikmati wisata petualangan di sungai Progo dengan Itinerary dibawah ini, silahkan menghubungi Progo Rafting Magelang untuk reservasi Paket Rafting sungai Progo Atas.

Itineray Arung Jeram Progo Atas Magelang

Persiapan Kegiatan

  • Tiba di basecamp progo 
  • Registrasi ulang 
  • Ganti pakaian siap basah dan menitipkan barang.

Persiapan pengarungan Sungai Progo Atas.

  • Pemakaian peralatan arung jeram.
  • Pembagian kelompok, @ 5 orang /perahu.
  • Briefing teknis arung jeram.
  • Sesi foto bersama atau per kelompok.

Rafting Progo Atas, Etape I.
Lokasi Istirahat – 4Km.

  • Start arung jeram etape I.
  • Menyusur jeram-jeram Grade I-II.
  • Menyusur jeram maskot – Ace – Grade III.
  • Menyusur jeram maskot II – Rodeo – Grade III.

Istirahat

  • Minum air mineral.
  • Melakukan permainan air: Banana Flip – Spining – Banana boat. (optional)
  • Berenang, mencoba manfaat pelampung. (optional)
  • Kesempatan berfoto – foto. (optional)

Rafting Progo Atas – Etape II.
Lokasi Istirahat – Finish – 5Km.

  • Start arung jeram etape II.
  • Menyusur rangkaian jeram Grade I-II.
  • Berenang jeram di jeram Grade I & flat. (optional)
  • Finish Arung Jeram Progo Atas.

Lokasi Pendopo Finish Rafting Progo Atas

  • Meyerahkan pelampung, helm, dan dayung kepada petugas.
  • Menikmati snack dan kelapa muda.
  • Kembali ke lokasi start, Hotel Puri Asri Magelang.

Lokasi Hotel Puri Asri

  • Mengambil barang yang di titipkan.
  • Mandi dan kegiatan pribadi.
  • Menikmati makan 
  • Melihat hasil foto selama pengarungan. (optional)
  • Acara bebas – menimati suasana sekitar.

Paket Rafting Progo Bawah

Sungai Progo Bawah memiliki panjang sekitar 25 KM dengan durasi pengarungan sekitar 4 jam, memiliki tingkat kesulitan Grade V (maksimal). Debit dan aliran sungai Progo Bawah menjadi lebih besar karena semua aliran sungai berkumpul di Sungai Progo Bawah ini. Sungai ini juga menjadi salah satu aliran lahar dari Gunung Merapi, sehingga bentuk dan karakter sungai selalu berubah setiap kali Gunung Merapi memuntahkan material dan terjadi banjir lahar dingin.

Paket dengan Itenary arung jeram dibawah ini difasilitasi oleh maioloo. Untuk dapat menikmati pengarungan jeram di sungai Porgo Bawah silahkan untuk reservasi ke maioloo.com

WaktuKegiatan
08.00Wisatawan berkumpul di sekitar Candi Mendut, Magelang.
08.00 – 08.30Menuju strat point pengarungan di Desa Klangon.
08.30 – 09.00Persiapan pengarungan, pemanasan dan breafing
09.00 – 10.30Sesi pertama Paket Wisata Arung Jeram Sungai Progo Bawah.
10.30 – 11.00Istirahat di rest area sambil minum dan makanan ringan tradisional
11.00 – 12.30Sesi kedua trip Arung Jeram Sungai Progo Bawah.
12.30 – 13.30Pengarungan selesai dan berkahir di Jembatan Dekso, Kulonprogo, lalu kembali ke rumah makan.
13.30 – 15.00Istirahat, mandi / bersih diri dan makan siang di rumah makan.
Akhir Paket Wisata Arung Jeram Sungai Progo Bawah.

Paket Rafting Progo Hulu

Rafting Sungai Progo Yogyakarta

Rafting di sungai Progo Hulu merupakan paket arung jeram terpanjang di Jawa Tengah, yang dimulai dari jembatan Kandangan, Temanggung dan selesai di jembatan Payaman Magelang, menempuh jarak 26 KM dan memakan waktu sekitar 5 jam.

Panorama ekosistem sungai yang khas, dengan dataran tinggi dan udara sejuk adalah pengalaman tersendiri bagi setiap wisatawan ketika pengarungan di sungai Progo Yogyakarta dan Magelang. Struktur bebatuan alami dan topografi yang membentuk gradient membuat deretan jeram kelas II-III+ dan melewati dua DAM dengan ketinggian 3 – 5 meter merupakan jalur rafting Yogyakarta – Magelang yang menantang sekaligus menyenangkan. 

Arung Jeram di sungai Progo Hulu ini difasilitasi oleh Progo Rafting Magelang. JIka anda ingin mendapatkan pengalaman pengarungan sungai progo hulu dengan itenary dibawah ini, silahkan untuk menghubungi Rafting Progo Magelang pada situs progorafting.com

Itineray Rafting Progo Hulu

Persiapan Kegiatan.

  • Peserta tiba di Hotel Puri Asri.
  • Registrasi ulang  atau mengisi form daftar peserta.
  • Ganti pakaian dan menitipkan barang.

Persiapan Rafting Progo Hulu.

  • Pemakaian peralatan rafting.
  • Pembagian kelompok @ 5 orang / perahu.
  • Briefing teknis rafting.
  • Sessi foto bersama
  • Perjalanan menuju start point rafting Progo Magelang.

Pengarungan Rafting Progo Hulu.

  • Start rafting Progo Hulu etape I, (jembatan Kandangan).
  • Istirahat minum air mineral di jembatan Kranggan.
  • start rafting Progo Hulu etape II.
  • Istirahat, menikmati Snack dan kelapa muda. Lokasi dam Badran.
  • Start rafting Progo Hulu etape III.
  • Finish rafting Progo Hulu. (Lokasi jembatan Trinil Payaman).

Lokasi Finish Rafting Progo Hulu.

  • Menikmati Makan dan minum 
  • Perjalanan dari finish kembali ke Hotel Puri Asri.

Lokasi Hotel Puri Asri.

  • Tiba di Hotel Puri Asri.
  • Mandi dan acara bebas.
  • Acara bebas

Sekilas tentang Sungai Progo Yograkarta

Rafting Sungai Progo Yogyakarta

Sungai Progo, dalam Hanacaraka disebut sebagai Kali Praga, adalah salah satu sungai yang membentang di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 140 km dengan luas 2.380 km2. Sungai ini menjadi batas alam bagi Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Sleman serta Bantul di Daerah Istimewa Yogyakarta. Keberadaan sungai Progo memiliki peran yang penting bagi masyarakat sekitar, baik sebagai sumber air, irigasi, maupun sebagai objek wisata.Sebagian besar wilayah aliran air Kali Progo, sekitar 75%, berada di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kali Progo melintasi bagian tengah Propinsi Jawa Tengah dan berhulu di Gunung Sindoro. Sumber air Kali Progo tidak hanya berasal dari Gunung Sindoro saja, namun juga dari Gunung Merapi, Gunung Menoreh, Gunung Merbabu, dan Gunung Sumbing. 

Sungai Progo memiliki hulu yang terletak di puncak Gunung Sindoro, meskipun juga terdapat sumber air pada Gunung Sumbing melintas menuju tenggara dan selatan. Sumber air di puncak Gunung Sindoro dianggap sebagai “kepala” dari Sungai Progo dan oleh masyarakat sekitar disebut dengan nama Sirah Progo. Sirah dalam bahasa Indonesia memiliki arti “kepala“, sehingga Sirah Progo dapat diterjemahkan sebagai “kepala Sungai Progo” atau “mata air Sungai Progo“.

Di Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Sungai Progo dibendung menjadi dua aliran untuk keperluan irigasi oleh Belanda pada masa lampau. Bendungan ini dikenal sebagai “Ancol Bligo” dan kini menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat.

Aliran irigasi pertama mengalir dari Ngluwar menuju timur dan membelah Kabupaten Sleman menuju Kabupaten Klaten, dikenal sebagai Selokan Mataram atau “Selokan Van Der Wijck“. Sementara itu, aliran irigasi kedua mengalir di Kabupaten Kulonprogo menyusuri lembah Pegunungan Menoreh. Sungai Progo bermuara di pantai barat Kwaru, di pesisir selatan Jawa.

Sungai Progo memiliki banyak manfaat bagi masyarakat setempat, salah satunya bagi para pencinta petualangan dan wisata alam. Di bagian muara, terdapat aktivitas penambangan pasir yang membantu perekonomian setempat. Sementara itu, di daerah hulu, yaitu di Magelang, aliran Sungai Progo sangat diminati oleh para pencinta White Water Rafting untuk menjajal kemampuannya dan memacu adrenalin.

Di bagian bawah Sungai Progo, terdapat Kisik River Camp((Kisik River Camp menyediakan kegiatan yang memiliki nilai pendidikan peduli lingkungan)) yang menjadi operator aktivitas arung jeram dan kayak. Sungai ini memiliki jeram-jeram yang menantang dan pemandangan alam yang indah serta mempesona sepanjang perjalanannya.

Sungai Progo Hulu

Rafting Sungai Progo Yogyakarta

Sub-DAS Progo Hulu, DAS Progo secara administrasi berada di wilayah Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, Propinsi Jawa Tengah, dan  merupakan hulu dari Sungai Progo. Alam di sekitar sungai Progo hulu sangat indah. Sungai Progo Hulu memiliki tingkat jeram berkisar antara kelas III+ hingga IV.

Di Sub-DAS Progo Hulu terdapat 4 sungai utama yang mengalir, yaitu sungai Progo yang berasal dari Gunung Sindoro, Sungai Galeh yang mengalir dari Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro, Sungai Kuas yang berasal dari Gunung Sumbing, dan Sungai Grabah yang mengalir dari pegunungan Glompang, pegunungan Pundong, dan pegunungan Atis.

Kebanyakan dari keempat sungai utama ini adalah sungai yang memiliki air sepanjang tahun (perennial), sedangkan anak-anak sungai hanya memiliki air pada musim hujan (intermittent). Ini menunjukkan betapa kaya sumber air yang dimiliki oleh wilayah Sub-DAS Progo Hulu.

Sungai Progo Atas

Sungai Progo Atas terletak sangat dekat dengan beberapa obyek wisata terkenal seperti Taman Kyai Langgeng, Candi Mendut, dan Candi Borobudur. Jarak tempuh dari kota Yogyakarta ke sungai ini hanya memakan waktu sekitar 50 menit. Sungai Progo Atas memiliki jeram-jeram yang tergolong dalam kelas III hingga III+ dan sangat cocok untuk kegiatan rafting. Durasi waktu yang dibutuhkan untuk menikmati arung jeram di sungai Progo ini sekitar 2,5 hingga 3 jam.

Sungai Progo Atas dikenal dengan keindahannya dan memiliki dua jeram yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta arung jeram. Kedua jeram Idola itu adalah Jeram Ace dan Jeram Rodeo yang merupakan jeram dengan tingkatan yang paling tinggi di Sungai Progo Atas.

Tak hanya itu, jeram-jeram lain di Sungai Progo Atas juga menawarkan tantangan yang menyenangkan dengan karakteristik masing-masing. Arung jeram di Sungai Progo Atas adalah pilihan yang tepat bagi para pencinta aktivitas outdoor yang ingin menikmati sensasi arung jeram yang menantang dan menyenangkan.

Sungai Progo Bawah

Sungai Progo Bawah adalah sebuah sungai yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Magelang dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sungai ini memiliki hulu yang berasal dari beberapa sungai di Magelang, seperti Sungai Elo, Sungai Progo Atas, Sungai Mbelan, dan masih banyak sungai lainnya. Dengan banyaknya sumber air yang ada, tidak heran jika debit air sungai ini sangat besar.

Kecuraman sungai ini memiliki tingkatan jeram yang diklasifikasikan menjadi tingkatan IV dan V. Tingkatan IV menunjukkan adanya arus dan gelombang sedang, terdapat banyak batu besar, terjunan maksimum hingga 6 meter, membutuhkan keahlian manuver yang handal, dan pemula harus memiliki pemandu pengarungan sungai. Sedangkan tingkatan V menunjukkan adanya banyak batu besar, arus dan gelombang keras, terjunan air sangat tinggi, membutuhkan keahlian manuver tingkat ahli, dan tidak disarankan untuk pemula.

Walaupun demikian, kegiatan rafting hanya bisa dilakukan pada saat musim hujan. Saat air sungai melimpah dan deras, pengalaman rafting akan semakin menyenangkan. Namun, sebaliknya jika tidak pada musim hujan, kegiatan rafting bisa menjadi lebih berbahaya karena terdapat beberapa batu besar yang bisa membahayakan para pengarung. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan kondisi sungai sebelum memulai kegiatan rafting.

Sungai Progo Bawah menawarkan pengalaman arung jeram yang tak terlupakan bagi para penyuka petualangan. Sejauh 18 kilometer, pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan tantangan arus air sungai yang memacu adrenalin. Waktu yang dibutuhkan untuk arung jeram di Sungai Progo Bawah sekitar tiga setengah jam.

Rute pada arung jeram Sungai Progo Bawah dimulai dari desa Dekso, Kabupaten Magelang dan berakhir di Kalibawang Kulon Progo, Yogyakarta. Wisatawan harus memperhatikan tingkatan jeram sungai yang dikategorikan ke dalam kelas IV dan V.

Kelas IV memiliki arus dan gelombang sedang, banyak batu besar, dan terjunan maksimum sekitar 6 meter. Diperlukan keahlian manuver yang baik dan bagi pemula sangat disarankan menggunakan guide / pemandu. Sementara kelas V memiliki banyak batu besar, arus dan gelombang keras, serta terjunan yang sangat tinggi, sehingga hanya dianjurkan untuk para pemain arung jeram yang berpengalaman.

Fakta sungai Progo

Rafting Rafting Sungai Progo Yogyakarta

Memiliki banyak Hulu Sungai

Sungai Progo memiliki hulu utama yang berada di Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung. Seiring dengan aliran airnya menuju ke selatan, sungai ini bersatu dengan anak sungai yang berhulu dari Gunung Merapi (Kali Krasak dan Kali Bedog), Gunung Merbabu (Kali Elo), Gunung Sumbing (Kali Tangsi), dan Gunung Sijambul (Tingal).

Sungai Progo memiliki pola aliran yang berbentuk radial(Pola aliran sungai radial merupakan pola aliran yang arah alirannya disebarkan secara radial dari titik ketinggian tertentu, misalnya puncak gunung berapi atau puncak pencurian magma. Pola tersebut tercipta setelah adanya pembentukan permukaan bumi cembung.), di mana anak-anak sungainya memancar dari pusat hulu dan bermuara pada sungai utama. Sungai Progo sendiri mengalir dari arah utara ke selatan, dan memiliki alur yang berbelok-belok pada bagian hilirnya. Pada dekat muaranya, banyak terdapat endapan delta sungai yang memperlihatkan aktivitas erosi dan sedimentasi dalam siklus aliran air sungai. 

Untuk Olahraga Petualangan

Sungai Progo memiliki aliran yang deras, sangat sesuai untuk olahraga arung jeram. Fitur sungai yang memiliki banyak jeram, kelokan bervariasi, dan hambatan batu besar memperkaya tantangan bagi para pencinta olahraga arung jeram. Namun, bagi pemula, sebaiknya jangan mencoba-coba untuk mengarungi sungai ini tanpa perlengkapan yang memadai. Ada banyak penyedia jasa paket arung jeram di daerah Magelang yang bisa menjadi pilihan.

Daerah penambangan pasir

Penambangan pasir dan batu di Kali Progo termasuk dalam golongan klasifikasi C, yang berarti dapat ditambang oleh masyarakat. Kualitas pasir di Kali Progo bahkan tidak kalah baik dibandingkan pasir Merapi, sehingga banyak digunakan dalam proyek-proyek bangunan seperti pembuatan beton, keramik, dan lainnya.

Stok pasir di Kali Progo masih cukup aman karena proses erosi dan pengendapan sisa-sisa erupsi masih berlangsung. Terlebih lagi, erupsi Gunung Merapi yang masih aktif membuat stok pasir semakin banyak. Namun, meskipun banyak penambang pasir yang beroperasi di Kali Progo, pemerintah memerlukan pengendalian dan pemantauan terhadap aktivitas penambangan agar tidak merusak ekosistem sungai.

Binatang Endemik

Sungai Progo merupakan habitat bagi jutaan ikan melem. Di samping ikan melem, banyak jenis ikan lain yang hidup di sungai ini, seperti uceng, wader, tombro, nila, lele, balar, kepekan, mangur, beong, kekel, kotes (gabus), mas, dan palung (hampala).

Ikan melem termasuk dalam keluarga ikan mas, tetapi memiliki ciri fisik berbeda. Ikan melem memiliki mulut yang terletak lebih rendah dan memiliki bentuk tubuh yang panjang, seperti ikan braskap. Karena hidup di arus air yang deras, ikan melem menjadi salah satu target bagi para pemancing. Spot di Jembatan Progo Bandongan merupakan salah satu tempat favorit bagi para pemancing untuk mencoba sensasi menangkap ikan melem. 

Tempat Pembuangan Sampah Terbesar

Membuang sampah ke sungai adalah hal yang biasa dilakukan oleh banyak orang Indonesia, tidak terkecuali anda yang tinggal dekat bantaran sungai. Namun, jika setiap individu membiarkan kebiasaan buruk ini berlangsung walauapun hanya dengan membuang satu bungkus bekas makanan, hal tersebut akan memiliki dampak besar jika dilakukan oleh sebuah kampung, kecamatan, bahkan seluruh wilayah yang dialiri oleh sungai tersebut.

Sungai yang tercemar akan berpotensi menimbulkan banjir, menyebabkan ikan mati, dan merusak ekosistem, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kehidupan manusia. Hampir semua jenis sampah, mulai dari bungkus permen hingga benda besar seperti kasur, bisa ditemukan di sungai. Bahkan lebih memprihatinkan lagi, ada industri yang tanpa memfilter limbah mereka terlebih dahulu, membuang limbah mereka ke sungai. Tentu saja hal ini akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan ekosistem.

Irigasi Pertanian

Kali Progo yang memiliki aliran air yang deras membuat daerah sekitarnya sangat cocok untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian. Di Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, pada masa Belanda, Kali Progo sudah dibendung sebagai sarana irigasi bagi masyarakat Yogyakarta. Bendungan ini dikenal dengan sebutan “Ancol Bligo” dan saat ini dijadikan sebagai tempat rekreasi yang memiliki pemandangan yang indah.

Aliran air irigasi ini berasal dari Ngluwar dan menuju ke arah timur membelah Kabupaten Sleman menuju Kabupaten Klaten, dan dikenal sebagai Selokan Mataram atau Selokan Van Der Wijck.

Simpulan rafting di Sungai Progo Yogyakarta

Sungai Progo adalah sungai yang terletak di Jawa Tengah dan Yogyakarta, Indonesia, dengan aliran air deras dan ideal untuk rafting. Keunikan karakter aliran air dan tingkat kesulitan yang berbeda membuatnya menjadi salah satu atraksi air yang menarik bagi wisatawan.

Di sekitar sungai Progo, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam yang indah, seperti hutan dan pegunungan. Meskipun menantang, rafting di Sungai Progo dapat dilakukan dengan aman dan nyaman berkat peralatan dan pelatihan yang disediakan oleh operator arung jeram di Yogyakarta ataupun di Magelang. Sungai Progo menjadi salah satu destinasi rafting yang direkomendasikan bagi mereka yang menyukai petualangan air.


Home » Blog » Rafting di Sungai Progo Yogyakarta – Magelang

This entry was tagged in rafting sungai progo and rafting yogyakarta, rafting Cisadane,.