Arung jeram atau rafting, samakah dengan tubing ?

Rafting Bogor – Arung jeram adalah kegiatan pengarungan pada bagian alur sungai yang berjeram / beriam dengan menggunakan menggunakan perahu karet berjenis landing craft rubber atau perahu rafting oval berjenis non self bailing loor dan self bailing floor, menggunakan kayak, kano dan dengan mengandalkan kemampuan mendayung, arung jeram lebih populer dengan sebutan rafting (the sport or activity of travelling down a river on a raft)[1]Oxford Dictionary

Adapun pengarungan dengan menggunakan ban (tube) yang lebih populer dengan sebutan tubing adalah kegiatan tradisional yang dilakukan oleh anak-anak pada masa lampau yang disebut “papalidan”, lalu berkembang menjadi salah satu kegiatan wisata air. Tubing atau river tubing hampir sama prinsipnya dengan aktivitas olahraga arus deras lainnya, kegiatan meluncur bebas diatas permukaan air sungai dengan melewati jeram-jeram berarus liar menggunakan ban dalam yang didesain sedemikian rupa untuk dapat meluncur dengan aman.

Whatsapp


Perlengkapan arung jeram atau rafting

Rafting Bogor – Arung jeram / rafting yang merupakan kegiatan olahraga arus deras yang dilakukan pada badan sungai yang berjeram/beriam, memiliki perlengkapan khusus yang menjadi standar dalam aktivitas arung jeram, berikut adalah perlengkapannya :

  • Raft : perahu karet berjenis landing craft rubber atau perahu rafting oval berjenis non self bailing loor dan self bailing floor, lainnya adalah kayak, kano, dls.
  • Dayung : adalah tongkat besar yang memiliki bilah pipih di salah satu ujungnya yang berfungsi sebagai pengayuh / menjalankan, menggerakkan perahu, kayak, kano dan rakit (raft)
  • Body protector ; terdiri dari pelindung siku sampai lengan, pelindung lutut hingga tulang kering kaki.
  • Jaket Pelampung ; membantu peserta rafting, baik secara sadar atau di bawah sadar, untuk tetap mengapung dengan mulut dan hidung berada di atas permukaan air atau pada saat berada dalam air, selain itu untuk melindungi tubuh dari dingin. Life Jacket atau pelampung merupakan peralatan yang wajib digunakan oleh setiap peserta kegiatan arung jeram. Bentuk dan ukurannya berbeda-beda untuk setiap orang namun memiliki fungsi yang sama yaitu untuk keselamatan saat terlempar keluar perahu.
  • Helmet ; adalah penutup kepala yang berguna untuk melindungi kepala bagian kening, pelipis, telinga, dan kepala bagian belakang dari benturan.
  • Sepatu air ; merupakan sepatu berbahan karet memiliki daya tahan yang kuat, lentur dan tahan air.
  • Dry bag : adalah tas/kantong kedap air yang kuat dan dapat menahan tekanan air dan kedap udara untuk menyimpan dan melindungi peralatan yang rentan dari air. 
  • Throw bag : tali lempar adalah alat penyelamat dari bahan nylon yang kuat yang dimasukkan longgar ke dalam tas. Tali lempar biasanya berdiameter 8mm dengan panjang tali 15 meter, digunakan untuk membantu menarik peserta rafting ketika terlempar keluar dari perahu, dan kendala-kendala lainnya yang membutuhkan pertolongan dengan menggunakan tali.
  • P3k Kit (First aid) ; adalah perlengkapan untuk melakukan pertolongan pertama kepada penderita sakit/cedera/kecelakaan yang membutuhkan pananganan medis dasar.

Istilah dalam arung jeram atau rafting

Rafting Bogor – Banyak istilah pada kegiatan arung jeram / rafting, dibawah ini adalah istilah yang umum dan sering digunakan pada saat kegiatan pengarungan sungai.

  • Put in (Entry Point); titik awal penempatan perahu yang juga merupakan titik awal pengarungan sungai.
  • Take out (end point); Titik akhir atau finish dari kegiatan rafting.
  • Atomic Launch; cara start pengarungan dengan cara meluncur dari atas tanah dan langsung ke air. Teknik ini dilakukan pada daerah yang miring, dimana perahu, canoe atau kayak langsung dinaiki saat meluncur tersebut.
  • Portage; adalah istilah untuk membawa perahu dan peralatan lainnya saat berada arus sungai yang sulit dan tidak dapat diarungi atau membawa perahu dan peralatan lainnya dari darat ke sungai.
  • Skipper ; adalah orang yang memberi instruksi sekaligus sebagai pendamping selama rafting, memiliki pengetahuan tentang arung jeram, teknik mendayung, mengetahui karakter sungai yang diarungi dan teknik river rescue dan an paham prinsip pertolongan pertama pada kecelakaan. Skipper adalah yang memandu para rafter, kapan harus mendayung lebih cepat, kapan harus berbelok, atau kapan harus menghentikan dayungan. 
  • Strainer; keadaan arus sungai yang terhalang oleh runtuhan batu atau pepohonan yang tumbang.
  • Tongue; merupakan arus yang mengalir dengan tenang, biasanya membentuk huruf V dan berada di bagian hulu jeram.
  • Standing Waves; adalah gelombang besar pada sungai yang dijadikan arus utama.
  • Haystacks; keadaan standing waves yang besar dan diikuti suatu drop.
  • Undercut; sebuah tebing atau batu besar yang ada di sisi sungai dan memiliki aliran air yang kencang di bagian bawahnya. Pusaran di permukaan tidak terlalu kencang, namun pada bagian bawah arusnya sangat deras dan menggulung ke bawah.
  • Headwall; berupa tebing atau jurang terjal pada sisi sungai dan membentuk sudut 90 derajat dengan arus utama.
  • Rocks; adalah ornamen sungai berupa bebatuan yang menonjol ke permukaan air. Bebatuan ini mengakibatkan adanya perubahan arus air dan membuat sungai memiliki jeram.
  • Hole; Putaran air yang terbentuk saat arus sungai jatuh diatas batu dan berputar secara terus menerus.
  • Side surf ; adalah suatu gerakan yang dilakukan saat berada di hole dimana seorang pendayung menggunakan tenaga dari arus yang mengalir ke hilir untuk melawan putaran air ke hulu.
  • Roll; adalah suatu gerakan yang memerlukan kayuhan dayung dan gerakan badan untukkeseimbangan saat berada di perahu. Teknik-teknik umum pada roll adalah Sweep dan Eskimo rolls.
  • Maytag ; suatu keadaan tertahan pada hole dan berputar-putar seperti dalam mesin cuci.
  • Carnage ; suatu posisi perahu yang terbalik, entah karena terhantam jeram yang deras atau memang sengaja dibalikkan.
  • Swimmer; merupakan peserta rafting atau rafter yang terjatuh atau terlempar ke sungai. 
  • Waterfall; berupa turunan di bagian badan sungai. Biasanya memiliki ketinggian nggak kurang dari 2 meter, waterfall bisa dikatakan sebagai air terjun atau terjunan air.
  • Rooster Tail ; adalah air yang menyembur atau memancar dari bawah, ini biasanya karena ada bebatuan atau rintangan lain di dalam sungai.
  • Wrap; adalah kondisi boat atau perahu yang terjepit batu besar atau rintangan lainnya. 
  • New Yorker ; sebutan untuk peserta rafting yang suka mengeluh.
  • Lilly dipper; sebutan pada pendayung yang lemah atau penumpang yang malas mendayung.

Arung jeram atau rafting dan tubing sebagai wisata

Rafting Bogor – Arung jeram yang dikenal dengan rafting pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh aktivis Mapala ORAD sebagai olahraga arus deras, dan saat ini merambah menjadi kegiatan wisata air yang memadukan unsur petualangan, olahraga, dan rekreasi dengan mengarungi alur sungai yang ber jeram dengan menggunakan perahu karet.

Arung jeram, rafting dan tubing sebagai wisata di Puncak Bogor


Rafting Bogor – Kawasan wisata Puncak dan Bogor yang di apit oleh 3 gunung, yaitu gunung salak, gunung  Gede dan gunung Pangrango serta pegunungan Halimun memiliki sungai Ciliwung dan Cisadane serta anak-anak sungai lainnya yang mengalir ke dua sungai terbesar yang melintasi Bogor untuk kegiatan arung jeram atau rafting.

Tempat arung jeram atau rafting di Puncak Bogor


Rafting Bogor – Terdapat beberapa tempat peluncuran arung jeram/rafting di sungai Cisadane, Ciliwung dan anak-anak sungai nya yang melintasi Bogor yaitu rafting Kalibaru di sungai Kalibaru Jl. Sukaraja Kaum No. 15, rafting Katulampa yang berada di sungai Katulampa Jl. Sukaraja No.40, Sukaraja, base arung jeram Cisadane di Jl. Raya Sukabumi, Cimande Hilir, Kec. Caringin, wisata rafting Cianten yang berada di sungai Cianten di Cidokom, Kec. Rumpin, Bogor,  dan tempat-tempat peluncuran rafting lainnya di aliran sungai Cisadane, Ciliwung dan dan anak-anak sungai dari keduanya.

Sungai Ciliwung

Sungai Ciliwung yang melintasi jalur kawasan wisata Puncak, airnya bersumber dari telaga warna dan hutan hutan penyangga disekitarnya. Telaga Warna menjadi salah satu sumber mata air dari 13 anak sungai yang akhirnya menyatu menjadi aliran sungai Ciliwung.

Sungai Cisadane

sungai cisadane bogor
Figure 3 : sungai Cisadane

DAS Cisadane merupakan aliran yang sumbernya berada di mata air Gunung Kendeng. Sungai Cisadane memiliki hulu-hulu sungai yang berada berada di lereng-lerang Gunung Pangrango dan beberapa anak sungai berawal di Gunung Salak di Jawa Barat. Sungai Cisadane bermuara di sekitar Tanjung Burung profinsi Banten, melewati kabupaten tangerang dengan melintas di sisi barat Kabupaten Bogor..

Simpulan arung jeram atau rafting sebagai kegiatan wisata di Puncak Bogor

Rafting Bogor – Arung jeram atau rating yang awalnya sebagai olahraga arus deras, saat ini mulai merambah sebagai salah satu kegiatan wisata berbasis petualangan, olahraga dan rekreasi. Di Puncak dan Bogor yang kawasannya dilintasi oleh sungai Ciliwung dan Cisadane serta anak-anak sungai dari gunung salak, gunung Gede dan pangrango serta pegunungan Halimun aliran sungainnya sering di pergunakan untuk kegiatan wisata arung jeram / rafting untuk menfasilitasi wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Puncak atau ke Bogor.


This entry was tagged in rafting and rafting di puncak, rafting kalibaru, rafting sungai cisadane, rafting murah, rafting bogor, rafting cisadane, rafting di bogor, arung jeram di puncak, arung jeram di bogor, arung jeram, rafting terdekat, tempat rafting di bogor, highland adventure indonesia, rafting cisadane bogor, extreme rafting, canyoning rafting, arus liar rafting, paket rafting cisadane, rekomendasi rafting di bogor, rafting puncak, rafting cisadane adventure, arung jeram terdekat, rafting bogor adventure, wisata arum jeram bogor,  rafting adventure, arung jeram bogor, arum jeram bogor, kayak rafting, paket rafting bogor.

References

References
1 Oxford Dictionary